Melalui keterampilan dan kerajinan tangan kelompok perempuan watukebo desa andognsari melahirkan Batik Selo Maeso yang memiliki arti dalam bahasa sansekerta Watu Kebo. Warna yang cerah, motif dan corak khas dengan mengusung motif ‘tembakau’ sebagai kondimen utama menjadi identitas batik Selo Maeso yang dikembangkan kelompok perempuan di Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kec. Ambulu, Kabupaten Jember. Tak hanya batik tulis, Selo Maeso juga mengeluarkan produk batik pewarna alami dan batik cap berkualitas dan asli.
Batik Ecoprint
Batik Motif Selo Maeso
Batik Pewarna Alam
Batik Tulis
Batik Cap
Bersama kelompok batik Selo Maeso, saat ini kami tengah mengembangkan motif batik 'Selo Maeso' atau 'Watukebo' dalam bahasa Sanskerta; motif yang didasarkan cerita sejarah Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Jember. Tetap mengusung motif khas Jember, yakni tembakau sebagai kondimen dasar, motif Selo Maeso didominasi unsur batu dan kepala kerbau yang mencerminkan ‘kekuatan’ dan ‘keikhlasan’ manusia. Selain batik tulis, terdapat pula batik cap dan batik pewarna alami. Setiap produk batik yang dihasilkan turut mengandung semangat untuk melestarikan warisan budaya dan memberdayakan perempuan di sekitar desa.