Ada cerita di setiap tegukan Pesantren Kopi. Kalimat ini bukan sekadar aforisme semata, setiap biji kopi yang kami suguhkan memang memiliki cerita di baliknya. Cerita kami untuk terus mengatasi permasalahan pendidikan, sosial, dan ekonomi yang hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Slateng. Dan cerita kami dalam mengupayakan kemandirian bagi masyarakat. Pesantren Kopi hadir dengan citarasa kopi Raung terbaik dengan 3 varian produk, yakni medium robusta, premium robusta, dan lanang. Tiap biji kopi yang kami hadirkan telah melewati proses sortasi yang ketat demi menjaga citarasa dan kualitas. Dapatkan produk pesantren kopi melalui marketplace dan Instagram @pesantrenkopi. Dapatkan cerita dari tiap tegukan Pesantren Kopi.
Premium Robusta
Medium Robusta
Lanang Robusta
Selain menjadi nama produk kopi, ‘Pesantren Kopi’ merupakan sebutan yang disematkan masyarakat kepada Pondok Pesantren At-Tanwir di Desa Slateng, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebutan itu bukan tanpa alasan, kopi memang menjadi ruh pendidikan di pondok yag tepat berada di bawah Gunung Raung ini.
Sebab, melalui kopi-lah pengasuh pondok, K.H Zainul Wasik mengelola dan mengasuh santrinya. Selain dibebaskan dari biaya pendidikan dan diberi bekal ilmu agama, para santri juga diedukasi untuk mengolah kopi sejak fase pembibitan. Tujuannya, tak lain agar para santri kelak dapat mengelola sendiri potensi kopi Raung yang melimpah di Desa Slateng.
Pesantren Kopi diolah dari biji kopi Raung pilihan dan memiliki 3 varian, yakni premium robusta, medium robusta, dan lanang. Setiap bijinya bukan sekadar mengandung cita rasa terbaik, namun juga cerita bagaimana kami, Imaji Sociopreneur dan Pondok Pesantren At-Tanwir mengatasi tantangan ekonomi, sosial, dan pendidikan di Desa Slateng.
Bermula sejak 2010, 11 tahun sudah kami hadir di tengah masyarakat untuk bersama-sama mengatasi tantangan ekonomi, sosial, dan pendidikan di Desa Slateng. Kami percaya kolaborasi adalah kunci untuk mengatasi setiap tantangan.
Maka, mari bergerak bersama kami, rasakan cerita di setiap tegukan Pesantren Kopi.